REVIEW BUKU
REVIEW BUKU DASAR-DASAR KOMUNIKASI
ANTARBUDAYA
Diajukan
untuk memenuhi mata kuliah Komunikasi Antarbudaya
Dosen
Pengampu :
Abu
Amar Bustomi, MSi.

Disusun oleh :
Alfareza Zuha Pahlevi (B05219004)
ILMU
KOMUNIKASI
FAKULTAS
DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
SURABAYA
2020
Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang Maha Kuasa atas limpahan
rahmay-Nya, sehinnga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah sesuai
dengan tujuan penulisan. Sholawat serta salam selalu tercurah limpahkan kepada
Rasulullah SAW. Yang telah membimbing umatnya dari jalan kegelapan menuju jalan
yang terang benerang yakni addinul islam. Makalah dengan judul “communicating
verbally” disusun untuk memenuhi salah satu tugas Teori Komunikasi. Dengan
terselesaikannya makalah ini penulis mengucapkan terimakasih kepada allah SWT.
Yang telah dengan seizinnya makalah ini dapat terselesaikan. Penulis juga
menyadari masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini. Oleh karena itu
penulis sangat mengharap kritik dan saran dari pembaca. Semoga makalah ini
bermanfaat bagi penulis ataupun pembaca. Amiin
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Pada hakikatnya manusia adalah
makhluk sosial, membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup. Oleh karena itu
untuk mengetahui keinginan oranglain, manusia harus berkomunikasi. Namun
manusia diciptakan dengan bermacam-macam suku, ras, agama dan budaya. Adanya
komunikasi antarbudaya sangatlah penting untuk membantu sampainya pesan dari
satu orang kepada orang lain.
B.
RUMUSAN
MASALAH
1.
Apa
pokok pembahasan dari buku?
2.
Apa
kelebihan dari buku?
3.
Apa
kekurangan dari buku?
C.
TUJUAN
PENULISAN
1.
Untuk
mengetahui apa pembahasan dari buku
2.
Untuk
mengetahui apa kelebihan dari buku
3.
Untuk
mengetahui apa kekurangan dari buku
D.
IDENTITAS
BUKU
Judul :
Dasar-Dasar Komunikasi Antar Budaya
No. ISBN :
979-3237-66-X
Penulis :
Dr. Alo Liliweri, M.S.
Penerbit :
Pustaka Pelajar
Tanggal terbit :
Maret, 2013
Cetakan :
I
Jumlah halaman : 294
Kategori :
Pendidikan
BAB II
RINGKASAN MATERI
Bab 1
Pengertian komunikasi dan Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis memeaparkan pengertian dari komunikasi secara
menyeluruh dan menurut beberapa ahli, dan juga memaparkan apa itu komunikasi
antar budaya. Membahas studi komunikasi antarbudaya
A.
Apa
itu komunikasi?
Ø Pesan-pesan secara tertulis dan lisan melaluipercakapan, atau
bahkan melalui penggambaran yang imajiner.
Ø Pembagian informasi atau pemberian hiburan melalui kata-kata secara
lisan atau tertulis dengan metode lainnya.
Ø Pengalihan informasi dari seseorang kepada orang yang lain.
B.
Apa
itu Komunikasi Antar Budaya?
Ø Komunikasi anatara dua orang atau lebih yang berbeda latar belakang
kebudayaan.
Ø Pertukaran pesan –pesan yang disampaikan secara lisan, tertulis,
bahkan secara imajiner antara dua orang yang berbeda latar belakang budaya.
Ø Pertukaran makna yang berbentuk symbol yang dilakukan dua orang
yang berbeda latar belakang budayanya.
Bab 2
Asumsi-asumsi Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis memaparkan pengertian asumsi, syarat
terbentuknya komunikasi antar budaya sebagai bagian terpenting dari studi ilmu
komunikasi dan menjelaskan tentang beberapa asumsi dasar komunikasi antar
budaya. Dan disini penulis memaparkan beberapa tujuan komunikasi antar budaya.
A.
Pengertian
asumsi
Seperangkat
pernyataan yang menggambarkan sebuah lingkungan yang valid tempat dimana
teori-teori komunikasi komunikasi antarbudaya itu dapat diterapkan.
B.
Syarat
terbentuknya komunikasi antar budaya
Selalu
menampilkan iklim antara komunikator dan komunikan. Karena perbedaan iklim
budaya tersebut yang akan memunculkan adanya komunikasi antarbudaya.
C.
Tujuan
komunikasi antar budaya
Ø Mengurangi ketidakpastian tentang orang lain.
Ø Efektivitas antar budaya.
Bab 3
Proses Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis menjelaskan tentang proses komunikasi
antarbudaya, keberadaan dan peranan unsur-unsur proses komunikasi antarbudaya,
dan model dasar komunikasi antarbudaya.
A.
Unsur-unsur
proses komunikasi antarbudaya
Ø Komunikan
Ø Komunikator
Ø Pesan/symbol
Ø Media
Ø Efek atau umpan balik
Ø Suasana (setting dan context)
Ø Gangguan (noise atau interference)
B.
Model
Komunikasi antarbudaya
Dalam model
komunikasi antarbudaya ini anatar pihak A dan B yang mungkin berebda dalam
kebudayaan, kepribadian, persepsi terhadap relasi antarpribadi nantinya akan
menimbulkan ketidakpastian dan kecemasan. Oleh karena itu untuk mengatasi ini
sebaiknya ada strategi dalam komunikasi yang akomodatif dan efektif.
Bab 4
Fungsi-fungsi Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis memaparkan hakikat komunikasi dan
fungsi-fungsi pribadi dan sosial dalam komunikasi antarbudaya.
A.
Fungsi
komunikasi
Ø Fungsi utama
1)
Fungsi
informasi
2)
Fungsi
intruksi
3)
Persuasif
4)
Fungsi
menghibur
Ø Fungsi Pribadi
1)
Menyatakan
identitas social
2)
Menyatakan
integrasi social
3)
Menambah
pengetahuan (kognitif)
4)
Melepaskan
diri/jalan keluar
Ø Fungsi Sosial
1)
Pengawasan
2)
Menejembatanai
3)
Sosialisasi
nilai
4)
Menghibur
Bab 5
Iklim Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini memaparkan tentang pentingnya iklim komunikasi antar
manusia dalam komunikasi antarbudaya.
A.
Iklim
Komunikasi
Situasi,
kondisi, suasana psikologis (hati dan batin) yang berpengaruh terhadap
interaksi/relasi social yang terjadi antarpribadi, komunikasi dalam kelompok dan
organisasi, serta komunikasi public dan komunikasi massa.
B.
Dampak
Ilkim Komunikasi
1.
Perasaan
positif terhadap komunikan
2.
Pengetahuan
tentang komunikan
3.
Perilaku/tindakan
terhadap komunikan
Bab 6
Konteks Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis memaparkan bagaimana arti dan peranan konteks
dalam proses komunikasi. Menerangkan syarat-syarat , serta peranan pendekatan
situasional atau konteks dalam komunikasi. Menjelaskan isi, jenis, peranan,
serta kemungkinan pengembangan pendekatan fungsional atas konteks dalam
komunikasi.
A.
Pendekatan
tentang konteks
1.
Pendekatan
situasional terhadap konteks
Ø Komunikasi antarpribadi
Ø Komunikasi kelompok
Ø Komunikasi organisasi
Ø Komunikasi publik
Ø Komunikasi massa
2.
Pendekatan
fungsional terhadap konteks
1)
Pendekatan
fungsional taksonomi
Ø Pengembangan dan pemeliharaan relasi
Ø Pertukaran informasi, dan pengaruh sosial dan psikologis (persuasi)
2)
Fungsi
dalam ilmu sosial
Ø
Fungsi
therapeutic
Ø
Komunikasi
yang ritualis
Ø
Fungsi
puitis
3.
Pendekatan
Pengembangan Kognitif
Ø Intrapersonal
Ø Interpersonal
Ø The person to person
4.
Pendekatan
gaya terhadap konteks
Ø Face to face communication
Ø Small group communication
Ø Face to face public communication
Ø Mediated public communication
Ø Organization communication
Ø Cross communication
Bab 7
Pendekatan Komunikasi Antarbudaya
1.
Pendekatan
psikologis sosial
2.
Pendekatan
interpretative
3.
Pendekatan
krisis
4.
Pendekatan
dialektikal
5.
Pendekatan
dialog kultural
6.
Pendekatan
kritik budaya
Bab 8
Faktor-faktor Personal yang
Mempengaruhi Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis menjelaskan beberapa konsep dasar psikologi.
Arti psikologis memori jangka panjang dan memori jangka pendek. Factor-faktor
personal, identitas diri seperti asal-usul, identitas pribadi, identitas
sosial, dan identitas budaya keseharian terhadap komunikasi antar budaya.
1.
Faktor-faktor
Psikologis
Ø Konsep diri dan persepsi diri
Ø Dimensi-dimensi psikologis dari persepsi
1)
Attention
2)
Selective
processes
3)
Selective
perception
4)
Selective
attection
5)
Selective
exposure
6)
Selective
retention
Ø Motivasi Berkomunikasi
a.
Kebutuhhan
Fisiologis dan fisik
b.
Kebutuhan
sosiologis
c.
Kebutuhan
psikologis
d.
Kebutuhan
kognitif
e.
Kebutuhan
afektif
f.
Kebutuhan
akan integrasi personal
g.
Kebutuhan
akan integrasi sosila
h.
Kebutuhan
meredakan ketegangan
2.
Faktor
personal sebagai identitas diri (identitas merujuk pada asal usul)
Ø Identitas budaya
Ø Identitas sosial
Ø Identitas pribadi
Bab 9
Faktor-faktor Hubungan Antarpribadi
yang Mempengaruhi Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis menjelaskan tentang sisfat antarbudaya yang
mempengaruhi interaksi antarbudaya. Kemampuan komunikatordalam menyampaikan
pesan-pesan verbal dan non verbal dalam komunikasi antarbudaya.
1.
Sifat
antarbudaya yang berpengaruh terhadap interaksi
2.
Masalah
kredibilitas
Ø Kredibilitas komunikator
3.
Derajat
kesamaan komunikator dengan komunikan
4.
Kemampuan
menyampaikan pesan verbal antarpribadi
Ø Kapan orang berbicara
Ø Apa yang dikatakan
Ø Kecepatan dan jeda berbicara
Ø Hal memperhatikan
Ø Intonasi
Ø Gaya kaku atau puitis
Ø Bahasa tidak langsung
5.
Kemampuan
menyampaikan pesan non verbal antarpribadi
1)
Kinestik
2)
Okulesik
3)
Haptic
4)
Proksemik
5)
Kronemik
6)
Tampilan
7)
Posture
8)
Pesan-pesan
paralinguistic
9)
Simbolisme
Bab 10
Pengertian Kebudayaan
Dalam bab ini penulis membahsa tentang arti kebudayaan dalam
kehidupan, medefinisikan dan membedakan pengertian kebudayaan menurut pandangan
sosiologi, antropologi dan humanistic. Menjelaskan beberapa konsep kebudayaan
dalam studi komunikasi antarbuaya.
· Beberapa Konsep yang berkaitan denagn kebudayaan
1.
Budaya
dominan
2.
Common
culture
3.
Sub
kultur
4.
Culture
lag
5.
Culture
shock
6.
Kebudayaan
traditional
7.
Multicultural
Bab 11
Unsur-unsur Kebudayaan
Dalam bab ini penulis memaparkan tentang bagaimana sejarah
kebudayaan mempengaruhi komunikasi antarbudaya, menjelaskan sumbangan identitas
sosial, menjelaskan keberadaan budaya material dalam komunikasia antarbudaya,
peranan relasi, leberadaan kesenian dalam komunikasi antarbudaya.
· Unsur-unsur kebudayaan manusia
1.
Sejarah
kebudayaan
2.
Identitas
sosial
3.
Budaya
material
4.
Peranan
relasi
5.
Kesenian
6.
Bahasa
dan interaksi
7.
Stabilitas
kebudayaan
8.
Kepercayaan
atas kebudayaan & nilai
9.
Etnosentrisme
10.
Perilaku non verbal
11.
Hubungan anat ruang
12.
Konsep
tentang waktu
13.
Pengakuan dan ganjaran
14.
Pola
piker
15.
Aturan-aturan
budaya
Bab 12
Orientasi dan Dimensi Kebudayaan
dalam Komunikasi Antarbudaya
Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang pengertian orientasi dan
dimensi kebudayaan dan menjadikan orientasi dan dimensi kebudayaan, membahas
bagaimana peranan world view, membahas konsep High Context Culture
dan Low Contet Culture.
Bab 13
System Kebudayaan dalam Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini menjelaskan hubungan antara masyarakat, komunikasi dan
kebudayaan. Menjelaskan dalam sebuah diskusi tentang pengertian kebudayaan
sebagai system.
· System kebudayaan
1.
System
ekonomi
2.
System
keluarga
3.
System
politik
4.
System
control sosila
5.
System
manajemen kesehatan
6.
System
pendidikan
7.
System
religi
Bab 14
Identitas Kebudayaan dalam
Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis menjelaskan bagaimana komunikasi antarbudaya
dalam konteks makro budaya berdasarkan kategori geografis (pulau, kepulauan,
wilayah daratan dan benua), demografi, batas-batas wilayah pemerintahan dan
negara. Memaparkan keberadaan dan operasi komunikasi antarbudaya dalam konteks
mikro budaya atau komunikasi antarbudaya sebagai karakteristik sebuah sub
kultur dalam masyarakat dan komunikasi antar budaya dalam relasi sub kultur
seperti ras, intrakeluarga, kelas sosial, antargolongan geografis, antara desa
dan kota, komunikasi antarbudaya regional gender (antara laki-laki dengan
permpuan), budaya organisasi dan sub kultur keluarga.
· Komunikasi sebagai Identitas Sosial
1.
Komunikasi
Antarbudaya
2.
Komunikasi
Antarras
3.
Komunikasi
Intrakeluarga
4.
Komunikasi
Kelas Sosial
5.
Komunikasi
Antaranggota Geografis
6.
Komunikasi
Antara Desa dengan Kota
7.
Komunikasi
Regional
8.
KomunikasiBudaya
Organisasi
9.
Komunikasi
Keluarga
Bab 15
Komunikasi Antarbudaya dan Perubahan
Sosial Budaya
Pada bab ini penulis membahas tentang perubahan sosial dan
kebudayaan dalam masyarakat, membahas sifat-sifat perubahan sosial dan
kebudayaan dalam bentuk-bentuk perubahan structural, perubahan dinamika dan
stabilitas, progress, dan perubahan revolusiner. Menjelaskan tentang
teori-teori perubahan sosial budaya dalam pandangan klasik, dan pandangan
kontemporer. Menjelaskan tentang pembentukan budaya yang dipengaruhi oleh
faktor-faktor internal, eksternal, ekosistem, biologis, habitat alam,
demografis, faktor isolasi dan kontrak antarbudaya. Menjelaskan tentang
pendekatan fungsionalisme komunikasi antarbudaya.
Bab 16
Efek Komunikasi Antarbudaya
Pada bab ini penulis menjelaskan tentang hakikat efektivitas
komunikasi antarbudaya. Apa itu efektivitas komunikasi antarbudaya, aksioma
efektivitas komunikasi antarbudaya, adaptasi perilaku komunikasi ke dalam
efektifitas antarbudaya
BAB III
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
A.
Kelebihan
buku
1.
Semua
materi yang ditulis dijelaskan dengan gambling dan lengkap.
2.
Beberapa
sub bab dilengkapi dengan skema yang dapat membantu pemahaman pembaca
3.
Materi
yang dipaparkan ditulis berdasarkan sumber yang terpercaya yang membuat pembaca
dapat mempercayai apa yang dipaparkan dalam buku.
B.
Kekurangan
buku
1.
Beberapa
kata-kata yang terlalu sulit dimengerti.
2.
Beberapa
bagian menggunakan bahasa yang tinggi yang menjadikan pembaca sulit memahami
isi yang dipaparkan.
3.
Contoh
yang diberikan kurang memberikan contoh yang terjadi saat ini, jadi sedikit
sulit untuk dipahami.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Komunikasi antarbudaya ini sangat penting adanya, dan sangat
penting dipelajari untuk semua orang, bukan hanya mahasiswa komunikasi saja.
Karena semua akan kemungkinan besar akan menghadapi seseorang yang memiliki
latar belakang yang berbeda dari segi sifat, suku, budaya, ras, agama pemikiran
atau perbedaan yang lainnya.
Jadi pada buku ini benar-benar ditunjukkan bagaimana cara atau ilmu
yang berkaitan dengan cara untuk berkomunikasi atau apa-apa yang berkaitan
dengan komunikasi antarbudaya.
B.
Saran
Pengetahuan dan wawasan pembaca bertambah dengan mereview dan
menganalisis buku ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat terutama bagi
pelajar dan mahasiswa. Sebaiknya mencantumkan contoh yang banyak terjadi
disekitar dan terjadi diakhir-akhir waktu ini, agar pembaca bisa lebih memahami
konteks dari apa yang dipaparkan.
Komentar
Posting Komentar